Minggu, 06 Desember 2015

(HIBAH) BUKU LAWAS!



Mau buku gratis? Tapinya second yaaaa…

Ini ‘program’ baru yang tercetus belum lama, haha…
Aku suka beli buku (baru, second, bookstore, ataupun ng-online), ngikutin perkembangan buku terbaru juga (selain memang dibaca [walau ngantreee lama karena sok sibuk], juga untuk jelasin perkembangan penerbitan buku di Makul Penyuntingan)…

Kalau sudah selesai baca, paling bikin review singkat atau resensi simple… sekadar ngingat kembali apa esensi dari buku tersebut… setelahnya? Nah lho, bingung… secara fisik, tuh buku pasti butuh pemeliharaan… minimal butuh tempat untuk “nongkrong”… intinya aku tidak punya tempat buat nampung, rumah kecil (tapi nyaman, hehe) ini sudah sangat sesak… Jadi, ga punya perpus pribadi? Belummmmmm… Koleksi pribadi mah tetap ada terutama buku-buku referensi alias buku teks… Nah kalau yang semacam novel dan teman-temannya, biografi, buku bacaan non-akademis gituuuu gimana nasibnya?

Ada sebagian yang tertampung di rumah Klaten sih, lumayan lah jumlahnya, dan sebagian besar sudah TERBACA juga… sebagian besar lainnya kuberikan cuma-cuma ke saudara… semoga bermanfaat, aamiin… terakhir kuingat, kuberikan pada anaknya si budhe yang momong Kinash nih, haha…  pas mau pulang ke Tegal, kutawari: “Dhe, mau bawa buku second buat anaknya? Taruh di kardus kekkk”, jawabnya pun manggut-manggut… eh salah, ngangguk-angguk gembira….

Bukan tidak sayang, bukaaaaaan, tapi lebih karena tempat (sebenarnya lebih pada pemeliharaannya) yang tidak memungkinkan… dan satu alasan yang lebih esensial: AGAR SESEGERA MUNGKIN SAMPAI DI TANGAN PEMBACA BERIKUTNYA… dengan begitu, asumsinya buku tersebut bisa lebih memberi manfaat pada lainnya… banyakan pasti disimpan yaaaaa, ditata rapi di rak, bahkan ada yang buat pajangan, OMG…, tapi sah-sah saja sih… pilihan, bro! seperti tadi kubilang ya, sebagian besar buku referensi juga kusimpan baik…

Beberapa waktu lalu kepikiran satu hal, kalau diberikan ke satu orang saja (secara terus menerus) mungkin kebermanfaatannya akan kurang maksimal. Walaupun kalau pas ngasih, aku selalu sampaikan: “Kalau selesai baca segera ‘hibahkan’ lagi pada lainnya (entah dengan cara apa)”.
So, kupikir baik bila dilelang saja buku yang selesai baca, biar teman lain, yang berminat, berkesempatan baca juga (bahkan memilikinya)… berharapnya sama, selesai baca, segera ‘dilempar’ ke pembaca berikutnya… so, tuh buku lebih maksimal manfaatnya…

Kucoba pagi ini… kutawarkan buku yang selesai kubaca beberapa hari lalu via facebook… tulisan Edi Sutisna… tentang SEDEKAH… based on true story… banyak hikmah yang menguatkan… so, kupikir harus segera ‘pindah tangan’ untuk diambil ‘sari’nya lagi… lumayan juga jumlah yang berminat mendapatkan, namun peminat pertamalah yang lebih berhak… semoga bermanfaat… semoga menjadi ladang kebaikan yang mendapat ridho Allah Swt, aamiin…

GS A/3 – 23.42
Mommy Kinash

4 komentar:

-popular posts-