MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH
Menyelesaikan baca beberapa minggu yang lalu, tetapi belum sempat menuliskan isi ringkasnya. Sebelum “kembali ke laptop” dan memindahkan posisi buku ke rak “telah selesai baca”, coba kusisir kembali poin-poin isinya. Buku ini kukenal pascasimak workshop Literasi Sensori yang diadakan Majelis Dasmen PWM Jawa Tengah beberapa minggu yang lalu di TK ABA 38 Semarang. Pada awal workshop Ibu Peni Kisworo Wati dari SMP Negeri 37 Semarang selaku narasumber menanyakan lugas “Ada yang sudah membaca buku ‘Moga Bunda Disayang Allah’-Tere Liye?” dominan peserta diam, termasuk aku. Namun, kuingat lamat-lamat judul tersebut. Seketika searching dan sorenya menuju Gramedia Jalma Semarang untuk hunting! 😊 Benar. Dominan isi bercerita bagaimana tokoh Karang coba memberi “tindakan” terapi atas cedera parah, akibat benturan frisbee, yang dialami tokoh belia bernama Melati. Gadis cilik ini hidup terkungkung karena keterbatasan wicara, netra, dan audio diri. Hal tersebut membuat keseluruhan sistem ...