Minggu, 08 Desember 2019

Bernostagia via... Na Willa!

Na Willa 1 - Cover (Dok Pribadi)

Yeay, barusan selesai baca. Mb Reda Gaudiamo melahirkan karakter Willa sebagaimana adanya anak, yang hanya mengenal "hitam-putih" saja.

Saya nyaman karena tak ada karakter super sempurna yang dihadirkan; di banyak buku cerita anak, saya sering menemukan karakter yang serba pintar, serba imut, serba bijak, atau serba hebat.

Pesan yang disampaikan menyatu dalam tokoh Willa, jauh dari kesan menggurui, bukan pesan yang maha berat, pun tidak selalu berakhir happy ending.

Willa bukan template orang dewasa di sekitarnya. Dia pribadi merdeka. Selayaknya sebagian besar anak di kehidupan nyata.

Membaca kisah Willa, Bud, Dul, Farida, Mak, Mbok, bu Tini, dan bu Juwita ini membawa saya bernostalgia dengan kenakalan, kecerobohan, keisengan, dan segala macam ketakutan bin kekhawatiran yang meyertai kehidupan masa kecil. Olala!

Oh ya, saya jadi teringat sohib kerens sedari TK nih, hahaha. Thankful kepada Post Santa yang sudah menerbitkan ulang. Hai Maesy Ang dan Teddy, saya turut jatuh cinta pada Na Willa nih! :)

Selamat berkeliling nusantara, wahai rombongan sirkus literasi Patjar
Merah. Always support U!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

-popular posts-