Jumat, 05 Juni 2020

MEMULIHKAN SEKOLAH MEMULIHKAN MANUSIA

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Selesai. Membaca pikiran Haidar Bagir ini serasa diajak menyelam di lautan mimpi-mimpi. Ya, mimpi tentang ceruk pendidikan global, pun lokal.

Ia bermimpi suatu saat orang akan melihat kehidupan bukan sebagai gelanggang pertarungan. Hmmm... apalagi kalau cuma berisi aktivitas memojokkan dan menyingkirkan orang.

Ia bermimpi suatu saat orang percaya bahwa kebahagiaan terletak dalam hidup sebagai manusia. Ya, manusia biasa, yang lahir keluarbiasaannya justru karena dia hidup sebagai manusia sederhana.

Ia bermimpi suatu saat manusia akan sadar dan memperoleh makna hidupnya justru dengan memberi, bukan meminta, apalagi mengangkangi sesama. Ya, manusia kelak akan menyadari bahwa melukai yang lain hanyalah melukai diri sendiri.

Apakah impiannya itu sama dengan impian kita? Bila ya, semoga menjadi nyata.

***

Ia menyakini benar bahwa semua medan kehidupan adalah sekolah. Pun, tujuan setiap upaya pendidikan adalah memanusiakan manusia. Menurutnya, sebagian orang masih menganggap sekolah semata-mata sebagai bengkel atau tempat magang 😊

Pun, ilham dari masa silam. Plutarch menyatakan pikiran bukanlah bejana untuk diisi, melainkan api untuk dinyalakan. Paulo Freire menolak banking concept of education. Akhirnya, membentuk anak menjadi active learner sejati seharusnya menjadi pilihan ideal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

-popular posts-