Rabu, 03 Februari 2021

SELAMAT TINGGAL = RI JEONG HYEOK

Sumber: Dokumentasi Pribadi

Akhir pekan dan jeda semester. Selesai baca dua hari ini. Buat saya, novel ini seperti Kapten Ri 😄. Saya memang bukan drakor mania. Namun, begitu nonton 'Crash Landing on You', satire-satire seru untuk menggambarkan konflik budaya antara Korut dan Korsel, serta sosok Ri Jeong Hyeok membuat saya nonton ulang lebih dari 5x 🤣. Saya pikir saya suka Hyun Bin, pemerannya. Namun, begitu nonton series lainnya dengan pemeran yang sama, eh B saja. Fixed, saya suka Kapten Ri, bukan Hyun Bin 😆


Pun sama, dari puluhan karya TL yang sebagian besar ada di rak-rak best seller itu, saya sangat hafal judul-judulnya. Namun, saya belum tertarik untuk jadi TL-ers. Topik sensitif mengenai PEMBAJAKAN BUKU lah yang membawa saya untuk menjadi pembacanya kali ini. Begitu membaca bookarazzi milik salah satu mahasiswa, judul novel ini langsung masuk 'wishlist'. Segera meluncuuuur ke toko buku, beli, baca.


Dengan dibantu co-author, saya cukup yakin TL mendesain novel ini sebagai ajang curhat pribadi 😄. TL tidak segan menampilkan satire di sana-sini. Dua favorit saya, "Lah kalau menurutmu Pram pantas mendapat penghargaan tinggi sebagai penulis, kenapa kamu menjual (dan membeli) buku bajakannya?" dan "Lihat saja, nama toko bukunya: Berkah. Dimana coba letak berkahnya menjual (dan membeli) buku bajakan?" 😆 


Selain curhat, poin utama yang ingin ditampilkan TL lewat novel ini ialah mengedukasi, bagi produsen maupun konsumennya. Yaps, saat ini yang bisa dilakukannya sebagai penulis yang karya-karyanya jadi sasaran empuk pembajakan, hanyalah sampai tataran mengedukasi saja. 


Melalui tokoh Sintong dkk, TL memberi gambaran betapa posisi penulis yang paling hancur-hancuran dalam lingkaran bisnis ilegal pembajakan buku. Miris, ketika TL mengatakan "Tentu saja murah. Di dunia bajakan, harga buku hanya dilihat dari tebal atau tipisnya saja. (mereka kan tinggal cetak/gandakan saja. Analoginya, mereka cuma ngrampok atau nyuri lah ya)" 🤣


Diksi 'selamat tinggal' dipakai sebagai sebuah ajakan pascaedukasi yang dilakukan. Ajakan untuk meninggalkan atau meminimalisasi kedekatan dengan akses buku-buku bajakan. Semoga berhasil 😇

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

-popular posts-