Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

GEN-AI LITERACY BUDDY: PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Gambar
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Gen-AI Literacy Buddy Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar sosialisasi dan pelatihan praktik baik ( best practice ) pemanfaatan AI dengan mempertimbangkan aspek etis secara luring bagi peserta didik SMK Negeri Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kecakapan (literasi) AI, khususnya dalam menghasilkan konten grafis dan multimedia. Bertempat di Ruang Ava SMK Negeri Jawa Tengah, Jl. Brotojoyo No. 1, Plombokan, Semarang Utara, pelatihan berlangsung pada Selasa (17/6) dan diikuti oleh 38 peserta didik, serta didampingi guru sebagai mitra pengabdian. Tim pengabdian terdiri atas Prof. Dr. Rustono, M.Hum., Dr. Santi Pratiwi Tri Utami, M.Pd., dan Dr. Nadia Sigi Prameswari, M.Sn. dari Fakultas Bahasa dan Seni UNNES. Mereka menyosialisasikan pedoman etik penggunaan AI. Materi awal terkait studi kasus permasalahan-permasalahan etis, misalnya konten berbahaya, hak cipta, pelanggaran privasi, dan orientasi konten; serta aspek-aspek etika penggunaa...

SAKIT, SEMBUH, DAN TUMBUH

Gambar
  Sumber: Dokumentasi Pribadi Selesai dalam sekali buka. Membaca halaman-halaman awal tulisan Dik Praba ini, ingatanku langsung connect dengan materi-materi inner game -nya Mr. Sony dan mindfulness -nya Mas Adjie. Lema "pemulihan" sepertinya tepat merepresentasikan muara akhir dari cerita yang dikisahkan. Fase sakit, sembuh, dan tumbuh tentu saja bukan tahapan mudah. Sepanjang tuturan dalam 112 halaman, ada banyak pergolakan yang diwakili oleh diksi-diksi nggegirisi macam cemas, gelisah, sulit, tertinggal, sendiri, panik, takut, sepi, kabur, abai, kalah, hilang, sesak, lelah, curiga, terlambat, dan gagal hingga beralih ke diksi-diksi yang ngayemi  macam tenang, sadar, bebas, selamat, belajar menunda, berhenti menawar, pasrah, berdamai, memaafkan, membangun, melangkah, menikmati, dan kemudian menghormati.  Sekian lama pakai "kacamata" orang kupahami sangat melelahkan. Setiap laku berdesak-desakan disertai pikiran berlebih yang mewujud menjadi sepertinya, kayaknya, mu...