HARI RAYA & KABAR DUKA BU MILA
Alhamdulillah, Iduladha 1447 H tahun ini. Bangun pagi, bersiap, dan kami awal sampai lokasi. Sedikit terburu-buru karena ingin mendapat posisi terbaik, khususnya untuk Ibu yang harus salat sambil tetap duduk di kursi. Jeda tunggu kami isi sambil melafalkan takbir, mengikuti suara pelantang yang menembus telinga kami. اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ Biasanya, kami sibuk dengan gawai: foto lokasi, wefie , cek pesan, dan unggah status semau sendiri. Namun, tidak kali ini. Kinash cenderung manut , Raya aman walau belum sarapan, Ibu tenang di atas kursi pada arah yang presisi, suami sudah menuju saf depan dengan langkah pelan, dan aku masih terus ndremimil melafazkan takbir semampuku , sambil sesekali melirik para jamaah putri yang membungkukkan badan tanda permisi, untuk masuk barisan saat lewat di depan kami. Sumber: Dokumentasi Pribadi - AI Image Generator Tepat 6.15 WIB, imam mulai memimpin salat. ...