Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

DIGITAL PARENTING UNTUK GENERASI MILENIAL

Gambar
Sumber: Dokumentasi Pribadi Anak zaman old bangun tidur tanya: “mama mana?” Anak zaman now bangun tidur tanya: “hp mama mana?” Demikian bunyi status salah satu sejawat di akun media sosial miliknya beberapa hari yang lalu. Status tersebut berisi pernyataan yang memaparkan kenyataan. Betapa generasi milenial kini sudah sedemikian “lengket” dengan perangkat digital, sehingga menjadi barang yang kali pertama dicari.   Dalam keseharian kini, kita mudah mendapati anak-anak bermain gawai ( gadget ) dengan leluasa. Bahkan, aktivitas tersebut dilakukan oleh anak usia di bawah lima tahun (balita) dan saat berada di dekat orang tuanya. Nyaris pada setiap kesempatan yang ada, saat menunggu pesanan makanan datang misalnya. Bukan lagi pemandangan langka ketika kita mendapati dalam satu meja, anak-anak dan orang tua sibuk dengan telepon pintar masing-masing. Anak begitu familier dengan berbagai fitur yang ditawarkan, bebas berselancar, betah menunduk menatap layar dan diam. Mereka...

MENYIAPKAN GENERASI LITERAT

Gambar
Sumber: Dokumentasi Pribadi Ayah… Bunda… Bacakan aku buku Baca buku… Membuat aku tahu Penggalan lirik lagu tema ( theme song ) Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku) di atas menggambarkan keinginan anak untuk didampingi saat aktivitas membaca. Atau, bisa pula diartikan meminta keterlibatan orang tua untuk membaca bersama ( shared reading ). Gernas Baku diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, yang dicanangkan mulai 5 Mei 2018 lalu. Gernas Baku mendesak digiatkan mengingat jarak yang makin jauh antara anak dan buku dewasa ini. Selain, memang sangat urgen untuk segera menyiapkan anak menghadapi tuntutan penguasaan kecakapan beragam literasi (multiliterasi), termasuk di dalamnya ialah literasi baca tulis. Kecenderungan opsi bermain gawai ( gadget ) yang lebih tinggi, mengharuskan berbagai pihak turut andil mencari solusi untuk mengalihkan, syukur dapat menjauhkan. Kemudahan mengakses interne...

AS AN EDITOR (2)

Gambar
Judul: Metode Penelitian Kuantitatif (Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder) Penulis: Nanang Martono, Ph.D. Tahun Terbit: 2010 Penerbit: Rajagrafindo Persada ISBN:  9797697495 Editor Bahasa: Santi Pratiwi Tri Utami, M.Pd. https://books.google.co.id/books?id=tUl1BgAAQBAJ&dq=santi+pratiwi+tri+utami&hl=id&source=gbs_navlinks_s

Best Practices Keterampilan Dasar Mengajar Guru Bahasa Indonesia Berdasarkan Aspek Kualifikasi Pendidikan di SMP dan SMA

Gambar
Sumber Gambar:  http://ensiklopediaguru.blogspot.com/2016/08/keterampilan-dasar-mengajar.html Abstrak Penguasaan keterampilan dasar mengajar merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi kualitas proses pembelajaran. Penguasaan tersebut memungkinkan guru mampu mengelola kegiatan pembelajaran yang efektif, termasuk dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP dan SMA. Pemahaman dan penerapan keterampilan dasar mengajar guru bahasa Indonesia di SMP dan SMA masih beragam hingga kini. Terdapat perbedaan standar atau kaidah dalam implementasi keterampilan dasar mengajar, salah satunya bila dilihat dari sisi kualifikasi pendidikan. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini ialah b agaimana kah best practices keterampilan dasar mengajar guru bahasa Indonesia dilihat dari aspek kualifikasi akademik di SMP dan SMA?. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data guru bahasa Indonesia SMP Negeri 13 Semarang dan SMP Negeri 21 Semarang . Pe...

KONSEP LITERASI DIGITAL BAGI ANAK USIA PRAREMAJA DAN REMAJA

Gambar
Sumber Gambar:  https://www.slideshare.net/banyumurti/literasi-digital-untuk-remaja Abstrak Umumnya, akun media sosial mensyaratkan penggunanya berusia di atas 13 tahun. Namun dalam praktiknya, banyak anak yang berusia di bawahnya yang telah aktif menggunakan media sosial. Anak-anak usia praremaja (9-12 tahun) dan remaja (12-16 tahun) merupakan pengguna yang paling riskan terkena dampak negatif penyalahgunaan media sosial. Perilaku negatif akibat mengindahkan etika bermedia sosial akhir-akhir ini banyak ditemukan, antara lain perundungan (cyberbullying), ujaran kebencian, penyebaran informasi bohong (hoax), radikalisme, dan sexting (mengirim, menerima, dan meneruskan pesan dan gambar berkonten seksual). Dampak-dampak negatif itulah yang dikhawatirkan oleh para orang tua akhir-akhir ini. Sekitar 80% anak dan remaja mengalokasikan waktu untuk aktivitas bermedia sosial setiap hari. Mencermati kompleksnya dampak negatif aktivitas bermedia sosial, maka perlu inisiatif penyuluh...

THE ANALYSIS OF PERFORMANCE SUB-PUBLISHING OF UNIVERSITY IN CENTRAL JAVA AS THE DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIAL IN EDITING COURSE

Gambar
Sumber Gambar:  https://kafulamwila.com/toward-a-zambia-genre-publishing/ Abstract Editing course aims to create educated workforce as editors who are a creative worker of publishing industry.   There is an opportunity in the open creative industry and the urgency of providing human resources as a creative worker is a challenge. Internally, there must be strengthening effort from the academic side with the development of teaching material. Sub-publication in every university is one of the stake holders that can be used as a reference source in the development and enrichment. The diversity of publishing specifications currently happens in-depth study. The issues study in this research is how is the flow performance of the sub-publication of university in Central Java? This study use qualitative descriptive design. The samples of the study were Muhammadiyah University UMS Surakarta Press, UPT of PGRI Semarang University Press, and Business Development Agency of Unnes P...

TINJAUAN KUALITAS KEBAHASAAN ARTIKEL ILMIAH TERPUBLIKASI SEBAGAI IMPLEMENTASI SURAT EDARAN DIKTI NO. 152/E/T/2012

Gambar
Sumber Gambar: https://www.dictio.id/t/apakah-hal-yang-penting-yang-diajarkan-crosby-mengenai-manajemen-kualitas/22005 Abstrak Menulis karya ilmiah merupakan tuntutan formal akademik perguruan tinggi. Peranan paling mendasar ialah memperkaya khasanah keilmuan dan mengukuhkan paradigma keilmuan penulis, baik mahasiswa maupun dosen, dalam bidang keilmuan yang ditekuni. Saat ini, selain sisi kualitas , publikasi karya ilmiah juga digalakkan. M elalui SE Dirjen Dikti Nomor 152/E/T/2012, publikasi karya ilmiah merupakan persyaratan kelulusan bagi mahasiswa. Dalam hal ini, publikasi ber bentuk artikel ilmiah. Terkait kebijakan tersebut, beberapa pihak mengkritisi kualitas artikel ilmiah yang dipublikasikan. Mereka menyangsikan tingginya kuantitas artikel ilmiah yang terpublikasi akan berkorelasi dengan kualitasnya.   Hal tersebut dapat dimaklumi, bila sekadar menggunggah saja, tentu capaian kuantitas saja yang didapat. Artikel ilmiah yang layak publikasi harus mem...

PELATIHAN PRESENTASI ILMIAH UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DALAM KOMPETISI ILMIAH BAGI ANGGOTA EKSTRAKURIKULER KARYA ILMIAH REMAJA DI KOTA SEMARANG

Gambar
ABSTRACT The quality of human resources will increase with the mastery of science and technology. The school is obliged to provide a forum for developing these competencies, eg extracurricular. Extracurricular field which has been developed is the field of Scientific Work of Youth (KIR). KIR much in demand by students. However, as long as this assistance is only focused on the pattern of writing and scientific writing course content. In fact, there are other indicators that determine, for example: a scientific presentation skills and communicative. Formulation of the problem in this activity is how the application of scientific presentation training to improve competitiveness in scientific writing competition for members of the KIR extracurricular in Semarang? This activity was conducted in SMA Negeri 2 Semarang, Friday, October 21, 2016. The training was attended by 30 participants. The activities carried out by the method of the workshop in the form of materials, modeling, di...

TEKNIK KOREKSI TIDAK LANGSUNG: MINIMALISASI KESALAHAN BERBAHASA DALAM PENYUSUNAN KARYA ILMIAH

Gambar
Sumber Gambar:  http://www.ruangfreelance.com/penulisan-kreatif/koreksi-tulisan-anda/ Abstrak Sebagian besar mahasiswa masih mengeluhkan kesulitan mengorganisasikan isi dan menerapkan kaidah tulis ilmiah dalam tugas penyusunan karya ilmiah sehingga banyak kesalahan berbahasa yang timbul . Teknik Koreksi Tidak Langsung dapat menjadi salah satu solusi untuk meminimalkan kesalahan berbahasa dalam penulisan karya ilmiah. Teknik ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menginterpretasikan kode-kode (simbol) yang digunakan oleh dosen ketika menandai kesalahan-kesalahan dari karya ilmiah mahasiswa. Mahasiswa memperbaiki kesalahan sendiri kemudian menuliskan kembali karya ilmiah tersebut. Dengan penerapan yang tepat, ada tiga keunggulan yang didapatkan, yaitu (1) kesalahan berbahasa menjadi minimal atau berkurang, (2) penguasaan kaidah kebahasaan akan meningkat, dan (3) kualitas karya ilmiah yang dihasilkan pun meningkat. *Terpublikasi dalam prosiding  Seminar Nasi...

MECHANICAL EDITING GROUP: SOROT KUALITAS KEBAHASAAN KARYA ILMIAH MAHASISWA

Gambar
Sumber Gambar:  https://www.royaleditorial.com/services-and-rates Abstrak Di dunia akademik, khususnya perguruan tinggi, menulis karya ilmiah merupakan sebuah tuntutan. S ebagian besar mahasiswa menyatakan bahwa menyusun karya ilmiah itu rumit dan susah . Produk karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa sebagian besar terdapat kesalahan kebahasaan tulis yang meliputi ejaan, pilihan kata atau diksi, penyusunan kalimat efektif, dan pengembangan paragraf. Berbagai kesalahan tersebut menurunkan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan. Solusi cepat perlu dicari untuk mengatasi permasalahan tersebut. Apalagi saat ini, selain proses penulisan karya ilmiah, publikasi karya ilmiah juga mulai digalakkan oleh pemerintah. Bahkan, melalui Surat Edaran Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Nomor 152/E/T/2012 tanggal 27 Januari 2012, publikasi karya ilmiah merupakan persyaratan kelulusan bagi mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Padahal, karya ilmiah yang layak publikasi harus memenuhi beberap...

SWASUNTING BAHASA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH

Gambar
Sumber Gambar:  http://picdeer.com/institutpenulis.id Abstract   Scientific work is one means of dissemination of science and technolog y . In the academic world , especially universities , writing scientific papers is an obligation . There is an assumption of some students that make it complicated and scientific work hard . When writing scientific papers , some students complained about the difficulty of organizing the content and apply the rules of writing scientific papers. Rules of procedure relating to writing , writing scientific papers follow two rules of standard writing conventions that are specific and general writing conventions . Writing rules that are specific rules about technical writing is agreed and applicable in a particular environment . As a general rule of writing is the rule of Indonesian raw and enhanced spelling ( EYD). Thesis Writing courses given to VI semester stude...

MINIMALISASI KETIDAKEFEKTIFAN KALIMAT DALAM PENYUSUNAN ARTIKEL ILMIAH LAYAK PUBLIKASI DENGAN TEKNIK PEER EDITING WORKSHOP PADA MAHASISWA PESERTA MATA KULIAH MENULIS

Gambar
Sumber Gambar:  https://duniapendidikan.co.id/pengertian-kalimat-efektif-ciri-jenis-syarat-prinsip/ Abstrak Publikasi artikel ilmiah mulai digalakkan oleh pemerintah. Melalui SE Dirjen Dikti Nomor 152/E/T/2012 tanggal 27 Januari 2012, publikasi artikel ilmiah merupakan persyaratan kelulusan. Penelitian ini memberikan alternatif solusi dalam permasalahan pembelajaran menulis, khususnya artikel ilmiah. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah penerapan teknik peer editing workshop sebagai upaya meminimalkan ketidakefektifan kalimat dalam penyusunan artikel ilmiah layak publikasi? (2) Bagaima nakah tingkat minimalisasi ketidakefektifan kalimat dalam penyusunan artikel ilmiah layak publikasi dengan teknik peer editing workshop? (3) Bagaimanakah respon mahasiswa peserta mata kuliah Menulis terhadap penerapan teknik peer editing workshop?. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teknik peer editing workshop sebagai sebuah teknik pembelaja...

PENERAPAN TEKNIK KOREKSI TIDAK LANGSUNG UNTUK MEMINIMALKAN KESALAHAN BERBAHASA DALAM PENYUSUNAN KARYA ILMIAH

Gambar
Sumber Gambar:  https://www.accelainfinia.com/201/5-fakta-informasi-tentang-koreksi-pasar-market-correction/ Abstrak Sebagian besar mahasiswa masih mengeluhkan kesulitan mengorganisasikan isi dan menerapkan kaidah tulis ilmiah dalam tugas penyusunan karya ilmiah sehingga banyak kesalahan berbahasa yang timbul . Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan kesalahan berbahasa dengan teknik koreksi tidak langsung. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kesalahan berbahasa baik pada tindakan prasiklus, siklus I, dan siklus II. Secara keseluruhan penurunan rata-rata sebesar 25,06%. Jumlah rata-rata kesalahan berbahasa pada tahap prasiklus sebesar 24%, pada siklus II jumlah rata-rata kesalahan berbahasa menurun menjadi 13,75%. Selain hasil tersebut, terdapat persepsi dan kesan positif dari mahasiswa pada perkuliahan MKU bahasa Indonesia. Terpublikasi dalam Jurnal Lembaran Ilmu Pendidikan  Volu...