THE WHITE BOOK
Nemu "The White Book" di Pameran Literasi - @polluxmallparagon beberapa minggu lalu. Tentu saja kata "book" pada judul lah yang pertama memprovokasi. Yaps, membaca buku tentang buku masih jadi favoritku. Sesuai judul, dominan isi buku merujuk pada benda atau hal berwarna putih dengan berbagai representasinya.
Dari tiga bagian isi buku dengan total 66 cerita, putih menjadi pangkal cerita, kemudian Ibu Kang memberi kebebasan kepada pembacanya untuk mereka-reka makna, alih-alih menerka. Penerima Nobel Sastra 2024 ini dengan apik menuturkan bahwa putih bisa melambangkan sosok berharga, tanda kehidupan, kesan kudus, perpisahan dengan sesuatu di dalam diri, ketidakpastian, kesunyian, dan lain-lain. Tuturan atas makna-makna tersebut terselubung dalam cerita tentang air susu ibu, lilin, cahaya, embun, kristal es, salju, ombak, garam, gula, tulang, beras, kafan, asap, gigi, dan sebagainya.Kosa kata yang baru bagiku:
Sanma
Kalkir
Klavikula
Hawar
Buluh
Menguar
Akromatik
Hanja

Komentar
Posting Komentar