Sumber Foto: https://www.qiteplanguage.org/majalah Nowadays, technology is required in the learning process. The integration of technology in a classroom shows that there is a transformation in the pattern of learning. This is in line with the educational development process in Indonesia, which follows the development of the era. Asides, students‘ learning necessities become an influential factor. Several technological-based learning tools come along with the transformation, including artificial intelligence (AI) . AI is an intelligent system design which could mimic humans‘ work in the form of automatisation of digital media (Clark, 2020). People’s responses towards AI could be classified into three parts, which are sceptical, flat, and supporting (Tegmark, 2017) . The sceptical group acknowledge AI's existence, yet they are pessimistic about its implementation of it . The flat group tends to welcome AI, yet they must adapt to the technology. The supporting group...
https://www.idntimes.com/ Hai... artikel ini sengaja di- rewrite dan repost (blogpost pertama akhir 2017 lalu) begitu H-1 lebaran kemarin lihat baliho promo film Ghost Writer (ala Indonesia, hiehie). Oh ya, masih masa tayang di beberapa bioskop juga di Semarang nih. Aku sudah nonton barusan. Film garapan Ernest Prakasa dan Chand Parwez ini, secara letterlijk menggambarkan judulnya: hantu penulis, :) Sebenarnya berasa dejavu sih, 2 tahun lalu ketika menulis draft artikel ini terpikir kalau awam mendengar kata Ghost Writer, pasti fokusnya ke kata "Ghost". So , kalau kata itu menjadi judul novel, yang terpikir kemungkinan besar novel horor atau minimal ada sentuhan misteri, begitupun bila merupakan judul film. Sementara, Ghost Writer dari artikel yang saya tulis pada artikel awal ialah sebuah istilah dalam dunia penulisan. Makna istilah tersebut terejawantah dengan sempurna pada film The Ghost Writer (ala luar negeri, hiehie)...
Sumber Foto: http://gambarilus.blogspot.com/2018/11/90-gambar-ilustrasi-orang-sedang-membaca.html - Children are made readers on the laps of their parents (Emilie Buchwald)- “Mam, ‘ranum’ itu apa sih?” Begitu pertanyaan Kinash, putri saya, ketika baru saja selesai mendengar kalimat “Si monyet dengan tidak sabar menyambar buah pisang yang ranum itu”. Di bagian yang lain, ia kembali bertanya. “Mam, ‘menyemut’ itu yang bagaimana sih?” ketika saya membacakan cerita dan sampai pada kalimat “Antrean mulai menyemut saat Ibu Rimba akan membagi makanan”. Bila pertanyaan dari Kinash terlontar, secara otomatis aktivitas membacakan buku, saya hentikan sebentar. Si sulung berusia 6 tahun ini kerap meminta jeda dengan cara “mencegat”. Kemudian, ia mengajukan pertanyaan bila mengalami kesulitan mencerna makna suatu kata. Dengan senang hati, saya akan menjawab pertanyaannya terlebih dahulu, dengan memberi pemahaman dan penggambaran yang sedekat mungkin dengannya. Bahkan, bila dip...
Komentar
Posting Komentar