PELIK-PELIK MONOGRAFI

Sumber: Dokumentasi Pribadi


Monografi sepertinya masih menjadi jenis buku yang belum populer di Indonesia. Monografi merupakan buku yang khas dikembangkan dari hasil penelitian dalam satu topik yang ceruk (niche). Kata "mono" menggambarkan bahwa isinya satu subjek, satu topik, dan "biasanya" ditulis oleh satu orang. Monografi dapat dijadikan bahan ajar sekunder, bukan primer.

Monografi yang berasal dari makalah atau artikel ilmiah merupakan pendalaman dan pengembangan hasil penelitian atau penyajian lebih lengkap dari karya tulis sebelumnya.  Yang dimaksud dengan pendalaman adalah bahwa penulis masih perlu melanjutkan penelitian dengan studi literatur yang mendukung penjelasan lebih detail. Adapun, yang dimaksud  dengan pengembangan adalah penulis mengungkapkan hasil litbang yang "tertahan" di makalah/artikel ilmiah disebabkan keterbatasan halaman.

Penulis monografi diberi kesempatan untuk mengeksplorasi suatu topik (dalam satu bidang keilmuan) secara menyeluruh. Hal ini merupakan kontribusi dan komunikasi ilmiah penulis kepada koleganya atau sejawatnya. Monografi memang untuk dibaca oleh sesama akademisi atau periset dalam suatu bidang keilmuan dan sebagian kecil oleh mahasiswa yang mendalami bidang keilmuan tersebut. Monografi memiliki pasar yang terbatas dan ceruk (captive and niche).

Pada bagian berikutnya, penulis menyampaikan dengan rinci alasan perlunya penyusunan monografi. Selain itu, detail anatomi monografi disampaikan dengan cermat pula. Secara anatomi, monografi digolongkan sebagai karya tulis ilmiah yang cukup tebal dibandingkan makalah/artikel ilmiah atau bahkan laporan hasil penelitian. Walaupun identik dengan buku, anatomi monografi masih menunjukkan kekhasan sebagai karya tulis ilmiah yang kaku.

Salah satu makna penting monografi ialah memberi kemudahan bagi para peneliti setelah kita untuk menemukan referensi penelitian sebelumnya atau terdahulu. Maka dari itu, kita yang harus memulainya!

Komentar

Postingan Populer